Sebirunya Biru
Sebirunya Biru(Ubedilah Badrun)
Tinggi menjulang
penuh harap
cahaya penuh
di atas cahaya
langit biru
sebirunya biru
menembus jiwa
tulus
menyatu dalam dekap
dalam peluk erat langit biru
bersih
tanpa bias
memandang meluas
menjulang
kosong tapi ada
Hadir dalam persentuhan langit biru
Dalam bingkai jagat raya
Menyatu
Dalam garis lurus bumi dan langit
Tanpa batas
Tak terhalangi
Satu jiwa
Membiru
Sebirunya biru
Menyatu
Dalam dekap damainya kalbu

2 Comments:
Biar telat, asal pulat (pulas maksudnya)
maap Pak, kata2nya gak nyastra,
habis saya pengen kasih komentar.
Komentarnya : "Wah, itu kan puisi yang penggalannya ada di Harbang 2005 cover belakang, yang backround fotonya anak2 Cupu Berontax, yang saya foto sampe jungkir balik, yang harbangnya qta perjuangkan bareng2"
udah itu aja. thx Pak Ubed buat semua yang Bapak ajarin buat kami esp. saya.
Regards,
-virgin-
Benar Virgin, supaya tidak nongol nama saya beberapa kali di Harbang jadinya puisi itu dibuat tanpa nama pengarangnya hehehe, ketauan deh.
Post a Comment
<< Home